Rip pertama kali digunakan pada tahun 1968 menggunakan algoritma bellman-ford atau Distance vector routing(untuk sejarahnya bisa di googling)
RIP adalah protocols yang masuk ke dalam keluarga Distance Vector Routing,Dalam Metricnya yang di gunakan adalah hop count,eh kira kira kenapa di namakan Distance vector ya?? Ya karena metricnya yang dipakai adalah Distance/hop.jarak,kenapa ya pakai hop ya namanya juga Distance vector routing wk..wk..bolak balik..gak danta..

Noh Agan liat diatas kira-kira hop count terendah yang mana?? jalur atas atau bawah??
dalam best path metricnya rip menggunakan hop count,tentu saja best path topologi diatas,adalah jalur atas,seandainya topologi diatas diganti menggunakan OSPF missal kita buat metric cost ospf jalur atas 10 jalur bawah 1000 tentu saja jalur best path metric bagi OSPF adalah jalur bawah yang mempunyai cost 1000,nah jadi setiap protocol routing ada metricnya sendiri masing masing.
Karena RIP Metricnya menggunakan Hop Count,maka maximum hop count yang digunakan adalah 16

Kalau kita ping dari router 1 ke server 008 dengan ip 192.168.16.1

BTW siapa juga yang mo pasang router sampe 16 biji wk..wk..Provider aja dalam satu tempat(STO) gak sebanyak itu wk..wk..
Btw Dah tau kan teknologi wan itu menggunakan layer 2??
NahBukannya mau ngelarang ente pasang router 16 biji tapi pada prinsipnya banyaknya router akan mempengaruhi berkurangnya jumlah TTL (Time To Live)
Untuk testnya coba kita ping dari server ke router 14 pada topologi diatas

Hasilnya TTL=253
Kita coba ping ke router 13

Loh berkurang 1 ya?? Lah iya pandah gw kasih tau tadi,semakin banyak packet yang akan melintasi router maka TTL juga akan berkurang,
kalau kita lanjut ke router 12 kira kira gimana??

TTL entuh Time To Live bisa di bilang TTL adalah nyawa dari sebuah packet yang akan melewati device
Kalo packetnya habis?? Ya gak akan sampe ..hiks sadis,dikira bukan makhluk aja yang bisa dibunuh gak taunya kita bisa ngebunuh packet .. canggih wk..wk..

Weleh Sekarat TTL nya 1
Yup sengaja kita buat sedikit wakakakak,adakalanya TTL bisa kita kurangkan untuk keperluan tertentu missal pada RIP ini kaitannya sama maximum next hop apa sih??
ingat packet yang melintasi router secara default mempunyai packet hopcount (antara 1-255),setiap packet yang melintasi akan di buang jumlah TTL nya,hmmm kaitannya dengan RIP adalah dengan adanya jumlah maximum hop count 16 maka routing Loop tidak akan berputar-putar melintasi antar router sampe TTL habis,wong jumlahnya 16,Nah emang mo nunggu TTL nya habis sampe 0 dari 255 ?? wk..wk..
sambil ngopi nonton Looping packet,Nobar,Nah…
Maximum Metric
Untuk mencegah routing loops tersebut RIP mempunyai maximum metric 16,metric yang terkena hop-count 16 akan dibuang dalam routing RIP

Buat Topologi diatas lalu kita coba shutdown interface e0/0 pada router depok 192.168.2.0/24 kita coba debug
hasilnya :

Poison Reverse
seperti diatas router depok akan meracuni router Jakarta

Bahwa router depok mengirimkan,meracuni metric yang ada pada 192.168.2.0/24 menjadi 16 hop invalid ke router Jakarta
Hold Down Timer dan Triggered update
selama holddown timer berjalan router tidak akan membuang tabel routing rip

update : 30 seconds(dalam 30 detik RIP mengupdate continue)
invalid : 180 seconds(invalid bila tidak dinyatakan berfungsi dalam 180 detik)
holddown : 180 seconds(Suatu network akan dinyatakan discard pada hitungan hold down)
flush : 240 seconds (Routing table akan di hapus dari table routing )
Bisa kita lihat walaupun network 192.168.2.0/24 telah down tidak serta merta RIP ini membuang network tersebut dalam routing tablenya

nah setelah 180 detik alias 3 menit dengan hold down timer tersebut barulah RIP akan membuang table routing tersebut

sekarang kita rubah hold down timernya menjadi 15 detik


Kita hitung mundur dalam 15 detik network 192.168.2.0/24 akan dibuang dari table routing eng..ing..eng,Nah..

Network 192.168.2.0 sudah tidak ada dalam table routing
IP Split horizon

Pada topologi diatas Router Bekasi akan mengupdate 192.168.1.0/24 kepada router Jakarta,dan router Jakarta tidak akan mengupdate kembali 192.168.1.0/24 kepada router Bekasi
Classfull Dan Classless

network 172.16.20.0/24 tidak muncul kenapa demikian?? tampilannya sebagai berikut

Pada RIP V1 hanya support kepada classfull kalau kita lihat table routing pada router bekasi
ingat kembali classfull class B adalah 172.16.0.0–172.16.255.255 sedangkan pada class c 192.168.0.0 – 192.168.255.255
pada network 172.16.10.0/24 dan 172.16.20.0/24 masuk ke dalam kelas B(172.16.0.0/16) yang rangenya seperti diatas
Sekarang kita bisa lihat table routingnya sudah ada 172.16.20.0/24

Jadi kita buat kesimpulan sebagai berikut :
1.RIP merupakan protocol distance vector
2.Metric yang di gunakan hop count
3.Maximum Metric 16 hop
4.RIP v1 tidak support dalam CIDR